Fresh City, Turkiye

blue mosque cover

Turkey 3 Hari 2 Malam (Turkiye 3D2N)

#turkey #istanbul #istanbulturkey #turki #hagiashopia #bluemosque #bosphorus #selatbosphorus #kebab #sultanahmet #trem #taxi #simit #topkapi #harem #erdogan

Mengisi waktu untuk umroh mandiri, kita berlima melipir dulu ke negrinya Erdogan, Turki, tepatnya ke ibu kota Istanbul.

Dengan visa kurang dari 1 juta dan tiket borongan untuk umroh dengan Saudi Arabia, jadilah kita di Istanbul untuk 3 hari 2 malam.

Makanan

Apalagi kalau bukan kebab. Makanan khas Turki ini jadi andalan para pelancong dengan harga lumayan tapi bikin perut kenyang. Harga kebab bervariasi dari yang murah sampai yang mahal. Dari 7 Lira sampai dengan 30an Lira ada. Pinter-pinter kitanya mencari tempat kebab ini yang sesuai dengan kantong.

Cemilan khas Turki adalah simit, roti panjang dibentuk oval terikat dengan taburan wijen di atasnya seharga 1.25 lira. Kombinasi hanya pakai Nutella seharga 2.5 lira. Selain simit, ada lagi roti-roti yang lain dan kacang panggang.

Satu lagi yang harus dicoba dan direkam video adalah es krim ala Turki. Es krimnya enak, lembut dan sedikit lengket seperti slime atau permen karet. Tapi, yang menarik adalah penyajiannya. Pembeli akan dijailkan oleh penjual sampai beberapa keisengan baru diberikan. Harga bervariasi tergantung tempat, sekitar 9 – 15 lira.

kacang panggang
kacang panggang
pedagang simit
simit

es krim turki

Bisa diliat video es krimnya di mari:

https://www.youtube.com/watch?v=f7wTWCGUXvg&feature=youtu.be

 

https://youtu.be/2s4h1KjMdNM

Tempat Tinggal

Kalau tujuannya pleasure, mo ngiter-ngiterin situs-situs bersejarah, ambil hotel di sekitaran komplek Sultan Ahmet, tempat yang ada Hagia Sophia, Blue Mosque dan Topkapi. Hotel-hotel di sekitaran komplek ini kebanyakan kecil-kecil dan ga ada lift. Maklum hotel budget, tapi worth banget dengan harga yang terjangkau. Jadi kalau memang bawa koper besar, siap-siap nge-gym gratis angkat koper sendiri ke lantai atas, ditanggung ngek. Tapi, oke lah pengalaman, kapan lagi kita angkut-angkut koper berat segede gaban ke atas lewat tangga :D?

Liburan gw kemarin total 5 orang, ngebook di Old Mile Hotel, dapet di lantai 2. Petugasnya ramah-ramah, apalagi si Kadir, ngobrol terus sama dia. Kamar cukup buat tidur dan geletakin 6 koper besar plus sisa dikit untuk sholat. Kamar mandi bersih. Harga Cuma 1,8jt untuk 2 malam 5 orang. Kalau dihitung perorang jadi sekitar 180rb/ malam/ orang. Ok kan? Dapat sarapan pula. Tapi, jangan harap sarapannya nasi goreng, bubur ayam atau mie ayam. Ini setengah Eropa, jadi suguhannya ya roti beserta teman-temannya seperti keju slice, ham, tomat, ketimun, telor rebus, kopi dan teh. Soalnya bocah-bocah si generasi micin begitu ke roof top, langsung melongo, “Kok ga ada nasi goreng?” Hedehh…

turki hotel

Transportasi

Trem

Kereta berjalur di jalan raya, membelah sebagian Istanbul dan masuk ke komplek Sultan Ahmet, tepatnya di depan Hagia Sophia.

trem

Taxi

Banyak berseliweran di sekitaran tempat wisata. Warnanya kuning. Harga standard. Sopir-sopirnya? 99% crazy kata Kadir. Kitapun mengalaminya.

Jadi, setelah dari berpesiar di Selat Bosporus, kita salah ambil jalan pulang. Inginnya naik trem, tapi karena makin menjauh akhirnya naik taxi. Hanya 20 lira sampai ke Hagia Sophia. Pak sopir langsung liat belakang dan spion, tancap gas, langsung mundur. Mundur mundur terus, sampai sepertinya kurleb 1 km. Ada taxi lain lagi ngetem, doi langsung banting stir ke kiri, ngelewatin taxi ngetem itu, begitu terus. Pas sampe di puteran yang dia mau, langsung nge-cross like hell. Abis gitu ketawa-ketawa ngomong entah apa yang maksudnya kalo ga mundur muternya kejauhan. Ohemji… padahal kita udah pada senewen ngeliatin atraksinya.

Mobil Travel

Kita pakai mobil ini, booking langsung di bandara Attaturk. Secara berlima dan banyak luggage jadinya kita cari yang bisa memfasilitasi banyak orang. Kalau Cuma sendiri atau berdua, lebih baik naik bus atau trem.

Harga pp (pulang-pergi, pas pulang balik ke bandara lagi minta dijemput) dari bandara ke komplek Sultan Ahmet sebesar 200 lira. Itu sudah yang termurah. Beberapa agent travel ada kasih harga lebih dari itu, 130 lira dan 180 lira sekali jalan. Mereka akan tanya berapa orang kalau kita mau pesan. Dan ternyata, Alhamdulillah, mobilnya super duper gede. Buat mereka itungan 7 orang, tapi begitu kita masuk dengan ukuran bodi kita bisa muat 9 orang (8 di belakang, bangku hadap-hadapan dan 1 di depan). Koper-koper di bagian belakang.

Sopirnya sama kayak sopir taxi. Udah kadang ngebut, cuek aja lagi ngerokok sambil nyetir. Jadilah kita di belakang tutup hidung semua. Terus pas cari-cari hotel di komplek, ga ketemu-ketemu, lalu dia turun tanya-tanya, begitu ketemu ternyata harus lawan arus, dan di jalanan itu karena sempit, hanya 1 arah, tiba-tiba dia langsung mundur sambil nanjak, trus puter balik, sambil angkat-angkat tangan di atas stir (maksudnya minta maaf dan mohon diberikan jalan kepada pengendara lain). Wah keren dah pokoknya atraksi-atraksi sopir-sopir di sana.

Tempat Wisata

Hagia Sophia

Situs peninggalan yang berupa gereja lalu berubah fungsi menjadi masjid lalu sekarang menjadi museum. Tidak diperkenankan untuk sholat di sana, walau nama Allah dan Muhammad s.a.w. terpampang jelas dan sangat besar di sana. Di dalam aya sofia, ada lubang pengharapan yang kalau kita masukkan jempol kita lalu diputer kita sembari berdo’a mengharapkan sesuatu. Ingat, itu syirik ya kawan-kawan… Jangan dilakukan dan jangan dipercaya. Kalau mau cuma buat narsis aja gapapa.

Untuk masuknya, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar 40 lira per orang. Tapi, karena antriannya yang mengular (padahal itu hari kerja) dan gerimis besar, lalu ada seorang guide samperin kita, tawar menawar, jadilah kita menggunakan jasa guide itu dengan akses masuk express (dibawa sama si guidenya). Jasa guide dia minta 150 lira tapi kita tawar menjadi 100 lira dan sepakat.

Jadi, harusnya kita bisa di antrian dan sampai pintu masuk sekitar 45 – 60 menitan, ini hanya cukup 5 menit.

Topkapi Palace + Harem

Topkapi adalah komplek lingkungan situs bersejarah yang di tengah-tengahnya banyak peninggalan Rasullallah s.a.w. beserta sahabat-sahabatnya seperti pedang nabi, Abu Bakar, helai rambut Nabi, gigi Nabi, dll. Sayangnya kita dilarang memoto di sana. Kalaupun mau coba-coba nekat, petugas akan melihat dan kita bakal dimarahin karena mereka ada di setiap sudut.

Harem adalah rumah persinggahan sultan di Turki. Kita akan berkeliling melihat ruang tamu, ruang keluarga, hammam (kamar mandi), kamar tidur, dll. Letak Harem ini di bawah tanah.

Harga masuk Topkapi 40 lira dan Harem 20 lira. Kalau mau sekaligus beli tiketnya di luar langsung 60 lira. Tapi kalau Cuma beli Topkapi dan sesampainya di dalam mau lihat Harem, jangan khawatir, karena ada loket di depan pintu Harem.

Antrian juga cukup panjang di tempat wisata ini. Karena tidak mau jalur cepat, jadilah sekitar 30 – 45 menit mengantri. Kalau mau cepat, tambah lagi 20 lira per orang. Dari mana kita bisa dapatkan jalur cepat itu? Jangan khawatir, bakal banyak orang-orang yang bawa tiket nyamperin antrian bilang, yang mau cepat sini beli tiketnya ditambah 20 lira. Untuk jasa guide beda lagi.

Jangan khawatir juga untuk guide-guide yang ada di sana, semua resmi. Mereka menggunakan kartu identitas sebagai guide. Dan memang jika menggunakan jasa mereka, kita akan dapat prioritas untuk masuk cepat.

Blue Mosque

Masjid biru yang sangat terkenal seantero jagad. Masjid ini selain untuk tempat ibadah umat muslim, juga dijadikan tempat wisata bagi non-muslim. Hanya saja untuk non-muslim tidak bisa setiap saat masuk, tapi ada waktu-waktu tertentunya. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu muslim yang ibadah ketika jam sholat masuk (sebelum dan setelah azan).

Ketika sekitar setengah jam mau masuk ashar, kita mau masuk, namun dihadang petugas. Kita bilang mau sholat, baru si petugas mempersilahkan. Tapi, kita ga jadi karena belum wudhu. Seenggaknya si petugas tau kita memang mau sholat. Tempat wudhu laki-laki dan perempuan dibedakan dan jaraknya sangat jauh.untuk yang laki-laki begitu masuk komplek masjid belok kanan langsung tempat wudhu. Tapi, untuk perempuan setelah tempat wudhu laki-laki kita masih harus belok kiri, mentok belok kiri dan adanya di ujung. Jika mau ke toilet, harus turun ke bawah seperti ruang bawah tanah.

Wudhu di luar di masa winter sangat maknyus. Begitu kena air, langsung mati rasa. Kebas. Tapi, tetap lanjut dong… itulah perjuangan dan pengorbanan 😀

Pelancong akan mengira blue mosque itu disebut masjid biru karena kubahnya yang berwarna biru. Namun, kalau kata penduduk asli sana, nama original masjid itu adalah Masjid Sultan Ahmet dan kenapa dinamakan masjid biru karena di dalamnya di bagian atas diwarnai dengan warna biru.

Makam Sultan-sultan

Tiket masuk: gratis. Walau gratis, ga banyak yang masuk. Ya iyalah, Cuma ngeliatin makam keluarga Sultan. Ada sekitar 7 atau 9 rumah besar di sana yang isi semua rumahnya makam. Disimbolkan dengan peti mati di atas lantai berwarna hijau. Ga ada fotonya karena memang ga mau foto itu.

Selat Bosporus

Selat ini membelah kultur history di Turkey antara Eropa dan Asia. Karena kita ambilnya dari Enimomu, maka kita dapat bagian Eropa, melewati jembatan Bosporus. Harga tiket bervariasi dari 12 lira sampai dengan puluhan lira, tergantung kapalnya. Kita ambil yang 12 lira yang hanya 1,5 jam. Menunggu kapal penuh penumpang dalam waktu 45 menit. Hari semakin gelap dan setengah perjalanan lebih, banyak yang kibarkan bendera putih dengan action langsung turun ke bawah kapal ke bagian tertutup lalu pesan teh panas 😀

tempat naik kapal selat bosporus
Tempat naik pertama ke kapal pesiar selat bosporus

Sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat wisata seperti Galata Tower, namun karena keterbasan waktu dan keterbatasan tenaga, maka kita benar-benar menikmati semuanya dengan yang dekat-dekat saja.

galata tower dari kejauhan
Galata Tower dari kejauhan

Orang Turki

Orang-orang Turki di Istanbul ramah-ramah, khususnya pedagang-pedagang sana. Apalagi kalau mereka tau kita dari Indonesia, wah tambah ramah. Entah karena kita bangsa dengan muslim terbanyak atau karena kita terkenal dengan hobi belanjanya 😀

Untuk wajah, bisa dibilang hanya 99% cantik-cantik dan tampan-tampan. Ga percaya? Tukang es krim aja cakep. Satpam dan tantara-tentara sana juga cakep-cakep, kecuali yang sudah berumur ya… pokoknya seger lah di sana pemandangannya.

Oleh-oleh

Kalau mau puas bisa ke bazar. Tapi, di sepanjang toko di komplek Sultah Ahmetpun banyak yang menjajakan oleh-oleh.

Harga bervariasi dari barang kecil harga murah seperti gantungan kunci seharga 3 lira tapi kalau beli 4 jadi 10 lira. Dompet-dompet mak-mak sekitar 10 lira dapet 6 biji. Tas-tas unik dari yang kecil seharga 10 lira sampai yang besar. Pashmina, cangkir pasangan seharga 35 lira, sampai tea set kecil-kecil yang bagus seharga sekitar 350 lira.

Terus terang melancong di Turki belum puas karena belum ke daerah lain selain Istanbul. Karena kepingin banget bisa naik balon udaranya di sana di Capocadia/ Cappadocia, dan tempat-tempat unik lainnya. Di Istanbulpun masih banyak yang belum kejamah dan belum sempat menonton beberapa atraksi juga seperti tarian sufinya. Semoga bisa kembali lagi ke Turki untuk bisa sepuasny menjelajah negara Om Erdogan itu. Aamiin.

Malang Batu, Kota Sejuta Inspirasi

malang01

#des2017 #malang #batu #malangbatu #batumalang #museumangkut #kampungjodipan #kampungwarnawarni #kampungwarnawarnijodipan #kampungwarnawarnimalang #museumbrawijaya #cobanrondo #airterjun #labirin #labirincobanrondo #baksosolo #apelmalang #kebunapel #kebunapelmalang #inggil #rumahmakaninggil #oen #eskrimeon #strudelmalang #tengkuwisnu #lawang #inspirasi #sejutainspirasi

Walaupun Cuma 2,5 hari, tapi pengalaman berada di Malang cukup menyenangkan. Pertama melipir ke Lawang Karena ada urusan kantor yang harus diselesaikan. Alhamdulillah, bertemu dengan orang yang baik hati, jadi urusan tidak berbelit-belit.

Berikut tempat-tempat asik untuk dikunjungi di Malang-Batu, dengan sedikit cerita drama.

Rumah Makan Inggil

Terletak di dekat alun-alun tugu bundar. Makanannya lumayan enak. Menu Indonesia. Harga rata-rata 1 orang makan dan minum kurleb 70rb.Tapi yang membuat bermagnet mendatangkan banyak orang adalah settingan dalam gedung itu sendiri yang unik dan antik plus solo singer mbak-yu yang ditemani bapak organ tunggal. Bagaimana tidak unik dan antik? Berkeliling saja ke setiap sudut. Kita akan menemukan jejeran kaset-kaset jaman old. Macam-macam setrikaan dan jam-jam jadul. Mesin ketik jadul. Foto-foto hitam putih. Sejarah Kongres KNIP Malang dalam bentuk cerita lewat foto hitam putih. Bel-bel dari bahan kayu. Seperangkat alat dapur jaman old. Satu set alat musik tradisional di atas panggung. Tokoh-tokoh wayang yang berdiri tegak pegang nampan dan seperangkat topeng-topeng yang menjadi ciri khas kota Malang. Belum lagi pelayan laki-lakinya, pakai blankon yang ada antenanya. Inspiratif toh? Coba saja buat semacam itu, dijamin orang penasaran dan demen berlama-lama di sana mengenang jaman old 😀

Di luar rumah makan tapi masih satu teras, ada took menjual souvenir-souvenir khas Jawa.

 

Kampung Warna Warni Jodipan

Kampung ini ceritanya dulu kumuh, terletak di bawah menyamping jembatan besar jalan raya. Tidak sedap dipandang mata. Oleh pemda setempat bekerja sama dengan pabrik cat, disulaplah kampung itu menjadi elok dengan olesan cat warna-warni. Dan lalu menjadi objek wisata setempat yang inspiratif, Karena selain rumah-rumahnya berwarna-warni, penduduk sana juga menghias kampung mereka dengan segala macam pernak-pernik yang bisa dipakai pengunjung untuk berselfie ria. Ada bingkai foto bunga menggantung, jadi kita tinggal masuk ke dalam bingkainya lalu cheersss…

Ditambah juga jembatan kacanya menarik minat pengunjung. Walaupun jembatan tersebut tidak seekstrim di China, tapi tetap saja ada yang ketakutan dan teriak ketika melewati jembatan tersebut. Padahal kaca yang dipasang di tengah jembatan tidak sepenuhnya memenuhi jembatan, hanya di tengah saja memanjang. Dan itu juga sudah kotor. Jadi untuk melihat ke bawahpun lewat kaca tersebut, tidak ada rasa mengerikan sama sekali.

Tiket sekali masuk untuk satu orang terbilang murah, hanya dua ribu rupiah.

Sekali lagi, kampung ini menandakan kota Malang ini inspiratif. Boleh dicoba di tempat-tempat lain yang sekiranya kelihatan kumuh. Atau setidaknya, kampung ini memberikan ide untuk menyulap kampung-kampung lain yang kumuh menjadi menarik.

 

Kebun Apel

Tiada lain kegiatannya ya petik apel malang yang hijau-hijau namun manis. Segar, fresh from oven. Habis metik langsung makan.

Untuk menuju ke kebun ini, kita harus bertemu dengan salah satu orang di pinggir jalan atau ke koperasi taninya untuk minta diantar. Karena hanya merekalah yang tau, kebun yang mana yang sedang berbuah dan bisa dipanen. Dan mereka juga yang tau kontur tanahnya, rata atau berundak-undak. Bagi orang macem gw yang masih keliatan muda, dibawalah gw ke yang berundak-undak. Gw sempet protes kenapa ga ada yang datar. Kata mereka, itu buat kiki-kiki dan nini-nini yang mau datang nanti. Kasian mereka kalau metik apel aja kudu nanjak-nanjak. Ya sudah, mengalah untuk orang tua.

Dengan membayar 25ribu untuk tiket pengantaran dan masuk kebun, kita bisa makan apel di sana sepuasnya. Makanya kalau ma uke sini, perut jangan kenyang dulu. Rugi. Kalau kita mau bawa pulang apelnya, harga sekilo kena 25rb. Harga ini terhitung mahal Karena kalau kita melipir ke pinggir jalan ke penjual-penjual apel, itu hanya 15rb. Jangan khawatir, di sana penjual apel itu tidak terhitung. Namun harus cermat kalau membeli apel di pinggir jalan. Usahakan beli yang belum dibungkus, jadi kita bisa pilih sendiri yang bagus-bagus.

Sangat mudah memetik apelnya Karena posisinya rendah. Tapi kalau mau apel yang ukuran gede-gede, kita harus panjat pohonnya. Mudah kok Karena banyak cabangnya. Dan bisa dipastikan di kebun itu aman dari hewan-hewan. Gw ditinggal sendirian di sana di posisi undakan paling atas, aman-aman saja, walaupun sempet meyakinkan petugas kalau gw bakal ga apa-apa. Sampai gw bilang, kalau ada apa-apa, saya teriak ya, cepet dateng ke tempat. Hehe… rada parno Karena bener-bener sendirian di rerimbunan pohon-pohon apel itu.

 

Coban Rondo dan Labirinnya

Coban yang dalam Bahasa Jawa artinya air terjun. Daerah Batu ini banyak sekali coban-cobannya dan cantik-cantik. Berhubung waktu terbatas, jadi hanya singgah di satu coban ini. It’s beautiful. Alam Indonesia memang ok oc. Elok nian deh. Amejing pas itu coban ada di depan mata. Puas nikmatin coban geser ke labirin. Emang dasar kreatif dan inspiratif. Ini labirin ciamik, asri dan seger. Apa ada labirin ijo gini di tempat lain? Kalau ada, boleh inpoh-inpoh gan…

Begitu masuk berasa di film Maze Runner hahahaha… padahal ga ada apa-apa, tapi bawaannya deg-degan pas belok-beloknya Karena ngebayangin yang ga-ga, misal pas mau belok kanan, mikir, gw bakal ketemu apa ya? Eh, ga Taunya ketemu jalan buntu. Trus, pas mau belok kiri, mikir lagi, was-was, bakal ketemu mahluk apa ya? Eh, bener ketemu mahluk, namanya manusia. Kalau gw coba-coba mentak-mentok, pengunjung lain diteriak-teriakin dari atas, diarahin sama temennya untuk jalan-jalannya. Ah, curang…

Ketika ketemu pusatnya dan jalan pulang, rasanya lega banget deh.

Museum Angkut

Museum ini sangat besar Karena menampung segala jenis macam angkutan dari zaman bahuela sampai dengan sekarang dan dibagi-bagi areanya seperti Amerika, London, beberapa kota di Eropa, Kota (stasiun kota), Tanjung Priok, dll. Belum lagi pas mau naik pesawat kepresidenan lalu nyebrang, masuk ke roket siap luncur. Jika hendak menilik satu-satu, itu akan membutuhkan waktu sekitar 2 – 3 jam.

Dengan harga tiket liburan 100rb + 30rb untuk tiket masuk kamera digital kita (normalnya 60rb dan 75rb untuk wiken), kita bisa menikmati seluruh kendaraan di sana plus nyambung ke pasar apung. Tapi, kalau kita mau langsung ke pasar apung pun tak mengapa dan tak harus bayar.

Konsep indoornya mirip dengan trans studio, hanya saja museum ini isinya alat-alat angkut manusia, sedangkan trans studio isinya tool-tool permainan.

Bakso Solo

Tempat makan khusus bakso enak yang ada di selatan alun-alun, tepatnya di jalan Halmahera, dekat penjual-penjual buah-buahan. Bakso ini tidak begitu besar tempatnya tapi ramai terus. Dengan harga yang standard kita bisa menikmatinya sambil ngobrol dengan teman. Alhamdulillah, ketemu teman klub astronomi yang bermukim di Malang, ngegosipin observatorium Cangar yang selalu bikin heboh di antara semua teman klub astronomi kalau sudah ada postingan foto langit malam dari para fotografer canggih. Thanks to Mabriantama yang sudah bisa ketemuan 🙂

Masjid Agung Malang

Masjid gagah terletak peris di depan alun-alun kota Malang. Bisa kita nikmati dari alun-alun. Atau sebaliknya setelah beribadah, kita bisa menikmati pemandangan alun-alun yang asri. You choose.

 

Toko Es Krim Oen

Tempat yang melegenda di Malang untuk duduk santai, kongkow-kongkow dengan teman-teman atau keluarga. Cita rasa yang mantap untuk coklatnya tapi masih dengan kontur es krim jaman old yang kasar. Mungkin cara buatnya masih mempertahankan cara lama. Walau begitu jangan dianggap enteng Karena 1 cup saja harganya 25rb walaupun rasa sama dengan es krim tong-tong abang-abang yang Cuma seharga 3rb.

 

Strudel Malang

Siapa yang gak kenal oleh-oleh satu ini yang diciptakan oleh si artis muslim taat, Tengku Wisnu? Kreatif, inspiratif dan enak.

Selain strudelnya, di took tersebut juga menjual makanan-makanan ringan lainnya pada umumnya. Tapi ada juga yang unik seperti kue Belanda yang khas dengan kayu manisnya, Oenbitjkoek dan juga ada stik seledri.

 

Museum Brawijaya

Museum ini berisikan tentang sejarah-sejarah TNI khususnya di Malang. Ada mobil tua, senjata-senjata tua juga computer generasi pertama. Yang banyak ditampilkan adalah sosok Jendral Soedirman, salah satu pahlawan sejati Indonesia.

 

Taman depan Hotel Shalimar

Hotel Bintang 5 yang ada di tengah kota Malang, mempunyai koleksi mobil antik dan mogenya. Tapi yang lebih menarik adalah depan hotel tersebut ada taman yang diletakkan alat music jaman old yang masih bisa berbunyi dan memutarkan lagu-lagu jaman old. Tak luput juga dari pengamata, labirin mini. Labirin ini tidak bisa dipakai manusia Karena tingginya kurang dari setengah meter.

 

Penginapan

Untuk kelas luxury bisa nginap di hotel The Shalimar. Untuk kelas sedang bisa di Santika hotel. Lumayan nyaman. Tapi, jika budget terbatas bisa melipir ke hotel-hotel Bintang 2 di sekitaran alun-alun, banyak sekali bisa kita temukan. Tak hanya Bintang 2, di atas itupun juga banyak, tinggal pilih tergantung isi kantong.

Transportasi

Kalau mau praktis, sewa mobil dan drivernya. Tapi rata-rata di sana penyewaan mobil harus dengan driver. Kalau tidak seharian jalan, bisa pilih taxi Avanza yang warnanya hitam atau pesan go-car/ go-jek.

Sewa mobil rata-rata sekitar 350rb diluar bensin dan tiket-tiket wisata. Kalau mau dengan bensin paketnya bisa 500rb. Kalau pakai yang sudah berPT, bisa lebih mahal dari itu, sekitar minimal 650rb per 12 jam. Itu hanya Malang Batu saja. Di luar itu, bisa nambah Karena jarak yang jauh.

Sebenarnya masih banyak lagi tempat rekreasi, apalagi untuk keluarga seperti Jatim Park 1, 2 & 3, omah kayu, paralayang dan candi-candi. Juga ada banyak pantai-pantai indah dan pulau yang air danaunya jernih serta coban-coban yang benar-benar indah. Harus punya waktu minimal 1 pekan baru bisa menikmati semua kawasan di Malang-Batu ini.

Nah untuk kreatifitasnya kota Malang-Batu, kamu terinspirasi kan? Yuk mulai mencoba hal-hal kreatif untuk bisa dijadikan ladang usaha, biar bisa menginspirasi orang lain juga.

Selamat berkarya (dan berinovasi!).

 

Sangiang, Pulau yang Tepat Untuk Menyendiri

sangiang01sangiang00

#sept2017 #sangiang #selatsunda #menyendiri #pulauimut #okultasivenus #jpl #astronomi #bulan

Pulau kecil ini terletak di tengah-tengah selat Sunda. Cocok untuk menyendiri, secara tenang dan susah sinyal. Jadi pas berada di sini kalau sedang tidak mau diganggu.

Tapi kalau group astro gw ke sini jauh dari menyendiri. Malah kita mau begadang untuk menyaksikan okultasi venus.

Karena pulau ini imut (a.k.a. kecil), maka penjelajahan ya seputar situ-situ saja. Tapi, tetap exciting. Ini spot-spotnya:

Hutan Bakau

Ini adalah gerbang menuju masuk ke pulau Sangiang. Kita melewati hutan bakau dahulu, baru tiba di depan pintu utama pulau.

 

Pantai cantik pasir putih sekaligus Sunset

Amboi untuk bersantai. Damai. Apalagi sambil tiduran di ayunan. Rasanya tidak ingin balik ke dalam sumpeknya Jakardah.

Goa Kelelawar

Goa ini berisikan ratusan kelelawar yang menggelantung di siang hari di stalagtitnya. Ciut-ciutan mereka berlomba-lomba dengan suara deburan ombak yang berkali-kali menampar pintu luar goa. Dari jauh indah dilihat. Tapi, begitu mendekat, jika tidak kuat dengan bau-bauan, akan mual saking baunya itu goa. Jadi kalau tidak kuat mencium bau, lebih baik jangan mendekati pintu goa. Gw sendiri rasanya isi perut ini naik semua ke leher dan siap dikeluarkan.

sangiang06

Puncak Sangiang

Spot utama para pelancong untuk menikmati Sangiang dari puncak. Di puncak inilah yang banyak menghasilkan foto tipikal pulau Sangiang yang mengarah ke bukit Gede.

sangiang07sangiang08

Menara Panggung

Tempat untuk melihat Sangiang lebih jelas, walaupun sama saja sebenarnya, tapi membuat adrenalin terpacu ketika memanjatnya.

Bukit Cinta

Diberi nama itu Karena di bukit itu diletakkan kursi yang bersandaran bentuk hati/ cinta. Ok untuk selfie, apalagi yang perginya dengan pasangan. Yang single jangan envy.

Bukit Putri

Bukit yang mirip penampakannya dengan alam New Zealand, menurut gw. Berbatuan tapi juga hijau. Bisa kita panjat terus sampai atas untuk dapat view yang lebih kece.

 

Keranjang Bunga

Bukit yang diletakkan keranjang bunga besar. Harusnya dalam keranjang itu banyak bunganya. Entah mengapa ketika kita ke sana, 1 pun tidak ada bunganya. Jadi hanya menikmati keranjang kosong saja.

Rumah di Tengah Hutan

Sayang sekali rumah ini luput dari jepretan kamera. Padahal kalau difoto akan keren sekali Karena akan terlihat unik dan sedikit horror, memoto sebuah rumah di tengah hutan. Rumah tersebut dihuni oleh sepasang kiki-nini yang kerjaannya hanya memberi makan binatang ternak seperti ayam dan juga menjaga tanaman dari para babi hutan. Babi-babi hutan itu sebelumnya tidak ada, tapi ada perusahaan besar sengaja menaro babi-babi itu di sana untuk mengusik dan mengusir penduduk asli sana agar mereka tidak betah dan meninggalkan pulau tersebut. Prihatin. Karena tujuan perusahaan tersebut ingin membangun resort di pulau imut itu.

Tempat Tinggal

Rumah-rumah gubukan dengan toilet helicopter di luar. Menggunakan airpun harus menimba dulu dari sumur. Jadi, jangan harap hotel melati atau kos-kosan 1 juta yang pakai AC seperti di daerah Kuningan atau Sudirman. Benar-benar back to nature. Challenging buat yang ga pernah ngalamin kesusahan 😀

Kelapa Muda

Kelapa muda di pulau ini endes merkedes. Sumpah. Enak banget deh rasa kelapanya. Entah apa yang membuatnya endes. Mungkin Karena Senin – Jum’at jarang dijamah orang, jadinya mereka bisa meramu diri untuk kelezatan abadi.

Okultasi Venus

Ini puncak acaranya! Walo gagal moto Bima Sakti, tapi terobati dengan moto okultasi Venus. Jam 3 pagi sudah on semua. Siap-siap dengan kamera dan tripod. Cari posisi. Tunggu hingga subuh menjelang. Okultasi siap pamer diri.

Harap maklum untuk gambar yang masih amatir ini 😀

Paket Hongkong plus Macau

hongkong

#hongkong #macau #makau #asia #chinaterritory #ruinstpaulo #venetia #octopus #towerclock #planetarium #stanleyhospacecentre #hongkongculturecentre

Mampir ke sini Karena ada transitan dari New York. Tanpa visa pula.jadilah ngendon 3 hari (2 hari di Hongkong, 1 hari di Macau). Tadinya mau mampir ke Kanada dari NY, tapi berhubung ribet ngurus visanya, jadilah cari yang visa-free.

Sempet berasa jetlag tapi ga sadar kalau itu jetlag 😀 Karena perbedaan waktu yang lumayan ngaruh dari Amerika ke Asia. Tipsnya kalau jetlag Karena transit dari negara nun jauh di sana, banyak-banyaklah bergerak, jangan banyak diem seperti nonton film di planetarium. Tanpa sadar, sempet tidur sedikit-sedikit. Jadi ga terlalu konsen jalan ceritanya. Untungnya ga kebablasan tidur Karena di sebelah ada 2 anak kecil ribut terus sepanjang film diputar, tapi rada keki juga sih Karena berisiknya itu hahahaha…

Penduduk

Satu kata mewakili semuanya: tidak ramah. Stigma mereka dengan penampilan kita yang berjilbab, semua dianggap rata sebagai assisten rumah tangga, Jadi ada pandangan rendah dari mereka terhadap pelancong muslimah seperti kita. Tipsnya: bergayalah seperti orang kaya (jangan biasa-biasa saja) supaya penduduk asli bisa sedikit ramah dengan kita.

Sedikit yang bisa berkomunikasi dengan Bahasa Inggris, terlebih SPG-SPG di jalanan atau sopir-sopir bis. Usahakan sudah punya detail yang pasti kalau mau kemana-mana, jadi tidak bertanya kepada penduduk asli sana, kecuali sesama pelancong.

Jika terpaksa bertanya, bertanyalah dengan pekerja-pekerja toko di sepanjang jalan Hong Kong sana, pilih toko yang harga barangnya mahal karena mereka bisa ramah dan bisa berbahasa Inggris.

Transportasi

Semua nama tempat dalam bis berbahasa ibu mereka, kecuali Makau ada tambahan Bahasa Spanyol. Jika menggunakan bis, bisa beli kartu Octopusnya di bandara. Ada kelebihannya jika pakai ini. Jika tidak, siapkan saja koin-koin sen.

Mata uang

Walaupun Makau punya mata uang sendiri tapi dollar Hongkong berlaku di sana. Jadi jangan khawatir jika belum sempat menukarkan uang ke kurs Makau jika sudah berada di Makau.

hongkong money

Makanan

Banyak makanan yang tersaji sepanjang jalan di Hong Kong, termasuk makanan halal. Apalagi jika penginapan berada di daerah TST (Tsim Sha Tsui).

Penginapan

Bisa dicari dan dibooking dari www.airbnb.com ataupun www.tripadvisor.com. Banyak-banyak baca review orang di internet sebelum memutuskan untuk memilih penginapan karena tidak semua penginapan budget (ala backpacker) aman untuk solo traveller, khususnya wanita.

Jika sudah memutuskan dan bayar online, sewaktu di sana, cari dengan sangat teliti dan seksama dari alamat yang dikasih di email. Satu-satu perhatikan dan cocokkan dengan gedung-gedung yang berderet karena kebanyakan budget hotel tidak ada plang namanya di luar gedung.

Waktu itu gw pilih Apple Inn, persis sebelah masjid besar di Hong Kong. Aman. Selama menunggu lift di lobby, tidak ada gangguan apapun, hanya susah mencari tempatnya karena tidak ada plang namanya.

Hotel ini roomnya shared. Banyak budget hotel yang seperti itu karena minimnya lahan. Jadi, kamarnya kecil-kecil namun bayarnya tidak kecil. Untuk koper kita bisa diletakkan di luar dengan digembok pakai gembok + rantai. Aman karena di depan, ada penjaga dan juga cctv. Kalau ditinggal di dalam malah tidak terlalu menjamin. Kalau bawa laptop dan tidak ingin dibawa selama jalan-jalan, masukkan dalam koper yang besar lalu kunci dengan rantai dan gembok itu.

Belanja

Surganya belanja karena sepanjang jalan raya dan gang-gangnya isinya toko semua, mulai dari kebutuhan wanita seperti tas, baju, perhiasan sampai dengan barang elektronik dan gadget. Walaupun banyak barang, namun 1 yang susah dicari, yaitu sandal jepit. Cuma bisa ditemukan di Quick Silver dengan harga selangit, atau terpaksa jalan ke Ladies market. Itupun cuma 1 – 2 toko yang ada.

Jadi kalau hobi pakai sandal jepit, usahakan bawa cadangan, jaga-jaga kalau putus jepitnya, tidak usah pusing cari-cari.

Tempat-tempat yang bisa dikunjungi

HONG KONG

Hong Kong Disneyland

Disneyland ala Hongkong. Tidak menginjakkan kaki ke sana karena keterbatasan waktu dan juga tidak menarik kalau tidak bawa anak.

Masjid

Masjid besar sekaligus tempat silaturrahim muslim dan muslimah dari semua negara yang ada di HongKong. Ada Al-Qur’an gratis berbahasa Inggris yang bisa diambil oleh siapa saja.

hongkong masjid

Light show

Cuma sekitar 5 – 10 menit jalan kaki dari penginapan TST ke arah dermaga. Show timenya sekitar jam 8 malam. Kita bisa menontonnya dari pinggir laut yang sudah dibetoni. Ada jembatan panggung juga jika ingin view lebih luas. Jika kita lihat sekilas, ini seperti replikanya Manhattan. Concrete jungle.

hongkong river side

Clock tower

hongkong big tower

i-Square Shopping Center

Mall kecil buat belanja. Harga lumayan di atas rata-rata. Ada toko roti di sana. Rasa lumayan.

Hong Kong Cultural Centre

Tempat kebudayaan Hong Kong. Ada tempat pameran, taman untuk tempat santai. Jika keluar ke pintu belakang, ketemu clock tower. Tidak lepas juga planetarium. Yeaaayy… film-filmnya dicaplok bulet-bulet berlisensi dari National Museum & Historical Natural America. Nama planetariumnya Stanley Ho Space Theather. Harga tiket masuk berbeda-beda tergantung dari tempat duduk. Kisarannya HK$12-32.

Di dalam theater ini kita akan pasang headset yang ngebantu kita untuk tau isi filmnya dalam bahasa yang kita pilih. Tentu saja tidak ada bahasa Indonesia, jadilah pilih bahasa Inggris. Kacamatanya untuk ngebantu kita ngeliat penampakan jadi 3D.

hongkong stanley ho space1

Harbour city park

Lucu. Ada mainan anak-anak berbentuk kartun 3D berwarna emas. Gw rasa itu Cuma pajangan aja, bukan tempat bermain.

hongkong harbour city

Central Park

Taman buat nongkrong asik. Banyak anak-anak muda. Banyak juga deretan-deretan toko-toko keperluan anak muda. Ada di Nathan road. Satu deretan dan sejalan dengan masjid.

HKT

Kincir raksasa, bianglala. Berada di seberang pulau area TST. Ga naik karena udah tau rasanya, sama aja dimana-mana rasanya naik bianglala.

The Peak Tram

Tempat yang banyak peminatnya. Sampe-sampe antriannya dah kayak uler anaconda.

Dari TST naik dulu feri ke pulau sebelah, pulau Hong Kong. Lalu tunggu bis nomor 15C. mulai muncul jam 10 dengan harga HK$9.8. Biar kata nunggu dari jam 8an, tetep aja ga berlaku. Yang ada nunggu sampe 2 jam. Langsung turun di depan The Peak.

Setelah beli tiket, kita akan menunggu di lorong untuk kedatangan tramnya. Bisa dibilang tidak bosan sih karena lorong itu adalah galeri historicalnya, jadi bisa sambil baca-baca.

Begitu kereta datang, cuss naik. Nah, tramnya itu naik dengan kemiringan 45 derajat, I guess. Kanan kiri pohon-pohon, sesekali keliatan gedung-gedung Hong Kong. Lumayan menghibur.

Setelah sampai atas kita akan ketemu beberapa tempat seperti:

Museum lilin, madame Tusseud

Secara gw sendirian, jadi gw memutuskan untuk tidak masuk. Kalau ada teman minimal 1 orang aja, gw berani masuk hahahaha… alhasil foto di depannya aja.

The Peak Galleria

Galeri the peak yang isinya souvenir dan tempat makan.

Hong Kong Tourism Board Visitor Centre

Kantor informasi turis yang bentuknya bis warna hijau. Creative enough.

Museum Trick Eyes

Tempat foto-foto 3D yang lagi kekinian dimana-mana. Gratis. Ada spot-spot tertentu yang ga boleh foto sendiri. Ada abangnya motoin. Nah, kalau kita mau nanti kita print hasilnya dengan harga yang wow. Kalau dikonversi 1 foto seharga kurleb 200 ribuan.

Sky Terrace 428

Bangunan setengah bulan terbalik dengan penopang kuat. Nah, liat kota Hong Kong yang isinya gedung-gedung menjulang, ya dari sini. Foto-foto. Selfie-selfie. Puas. Ditambah pakai headset untuk petunjuk direction/ arah-arah mana aja yang bisa dijelasin dari earphone itu.

MAKAU (MACAU)

Pintu kapal feri ke Makau ada di dalam shopping mall MoriMor. Naik 2x escalator lalu ketemu loket ticketing. Banyak kapal yang menawarkan tiket ke Makau. Banyak juga calonya. Calo-calo itu jual tiket lebih murah, tapi hati-hati. Benar mereka murah, tapi perhatikan tiket pulang. Si calo akan bilang ini tiket pulang bisa jam berapa aja, dan dia akan kasih tiket yang jam 9 malam. Memang kalau tidak padat dari Makaunya ke Hong Kong, tiket itu bisa digunakan di jam berapa saja. Tapi kalau setiap jam penuh, pada akhirnya kita akan dapat kapal yang jam 9 malam. Jadi lebih baik, mending beli tiket pergi saja ke calo dan pulangnya beli tiket lagi dari sana. Tak apa beda beberapa dollar, yang penting tidak nelangsa.

hongkong morimor

Nelangsa di sini maksudnya, ketika kita sudah selesai muter-muter Makau dan ternyata sudah tiba di pelabuhan jam 4, kita mau masuk kapal yang jam 4 juga, tidak akan dikasih masuk kalau penuh. Dan petugas akan menyuruh kita minggir lalu menunggu sampai dengan jam 9 (sesuai di tiket). Bayangkan menunggu 5 jam di pelabuhan tanpa berbuat apa-apa. Walaupun ngenet tetap saja bosan bersinggah. Mati gaya.

Pilihan kelas ada 2: ekonomi dan VIP. Bedanya di ukuran kursi kalau VIP lebih besar dan lebh empuk plus VIP dapat makanan. Harga tiket VIP bisa 2x dari ekonomi.

Kalau ekonomi bisa HK$164, VIP bisa HK$325. Perjalanan sekitar 1 jam.

Tiba di Terminal Maritimo De Passageiros Do Parto Exterior. Berjejer bis-bis hotel. Gratis. Jadi kalau mau jalan-jalan hemat, pakai saja bis-bis hotel gratis itu, asal tau rutenya.

Reruntuhan St. Paulo

Untuk mencapai tempat ini, keluar dari pelabuhan naik saja bis warna hijau, turun di hotel Grand Lisboa, hotel yang sangat terkenal karena bentuk bangunannya dan isinya yang penuh dengan kasino. Dari sana keluar hotel, belok kanan, lurus terus sekitar 500 meteran, ketemu lingkaran air mancur dengan globe astronomi di tengahnya. Banyak petunjuk jalan dengan Bahasa Inggris jika sudah di sana karena memang itu daerah wisata.

hongkong central

Ikuti petunjuk bernama Ruinas De St. Paulo. Kita akan menyusuri jalanan yang bangunannya bergaya kental eropa. Jadi jangan heran kalau banyak yang bilang Makau replikanya eropa. Sedikit mau sampai sana, akan kita lewati lorong yang kanan kirinya jualan makanan. Untuk yang muslim, sebaiknya tidak membeli makanan di sini karena hampir dipastikan 100% tidak halal. Bawalah ransum sendiri.

Reruntuhan ini hanya menyisakan bagian depan gedung (tepatnya gereja) tanpa ada ruangan ke dalamnya. Di depan kiri bangunan, atau tengah-tengah kiri tangga, ada informasi mengenai sejarah gedung tsb.

Di belakang runtuhan itu ada gedung Chapel Cripta tanpa bayar tiket yang isinya tentang sejarah reruntuhan termasuk kuburan pendiri gereja St. Paulo itu.

Museum de Macau

Terletak di sebelah sayap kiri reruntuhan gereja St. Paulo dengan sedikit melewati taman rindang. Satu hal yang menarik di sekitar museum itu adalah toko souvenirnya.

Venetia

Gedung mall yang menyerupai kota sungai Italia. Kita bisa menyambanginya dengan bis ungu ke Angel city. Jangan kembali ke Grand Lisboa karena bakal rempong, kudu ada tiket gratis yang diberikan Cuma-Cuma dari hotel tapi harus ke lantai 5 dulu, sedangkan bis ada di basement. Belum lagi bagi muslimah berjilbab, sangat canggung melewati kasino di hotel itu yang ada di setiap lantainya.

Di Venetia, kita bisa naik perahu yang ditemani oleh abangnya yang berpakaian ala Itali untuk menyusuri sungai sembari dirayu-rayu dan dinyanyiin lagu. So sweet deh…

Masjid

Cuma ada 1 masjid di sana dan itu letaknya di ujung pulau Makau. Susah untuk ke sana. Saat itu gw ga berhasil menginjakkan kaki di masjid Makau. Nyasar. Sudah jalannya ga jelas, naik bisnya salah, dimaki-maki sopirnya karena ga nyambung komunikasinya. Alhasil balik ke Grand Lisboa, tempat yang semua orang tau. Itupun ada yang berbaik hati ngasih tau karena kasian ngeliat muka gw yang melas, nyasar.

Overall, 2 negara ini tempat yang cocok bagi penggila judi. Asal jangan bunuh diri aja kalau kalah terus menerus alias bangkrut. Di setiap sudut kota, khususnya Makau, pasti ada kasino. Jika ingin merasakan nuansa eropa tapi budget belum nyampe, bisa juga singgah ke Makau, hanya saja dalam skala kecil banget.Sisa isi kotanya ya seperti di mangga dua sini.